Banyak yang tidak percaya ketika tahun 2006, AMD memutuskan
untuk membeli perusahaan grafis bernama ATI. Namun banyak orang yang
bertanya-tanya mengapa sebuah perusahaan processor membeli perusahaan kartu
grafis. Sejak awal, AMD memiliki visi kalau batas antara prosesor ( CPU atau
Komputer ) dan kartu grafis ( GPU atau VGA ) semakin lama akan semakin jauh ketinggalan.
AMD yakin GPU akan berkembang menjadi komponen yang bisa mengerjakan berbagai
macam hal, seperti fungsi CPUatau komputer selama ini.
Waktu itu, banyak yang meragukan tujuan yang diusung oleh
AMD ini. Wajar saja karena CPU dan GPU memiliki cara dan cara kerja yang
berbeda, sehingga sulit membayangkan keduanya akan mencair menjadi satu. Setelah
5 tahun, kerja keras akhirnya lahirlah Chip APU ( Accelerated Processing Unit )dan
AMD telah berhasil membuat sebuah processor yang tidak hanya menyatukan fungsi
CPU dan GPU, akan tetapi juga memberikan pengalaman komputasi yang berbeda.
Chip APU memang mempunyai kinerja lebih baik daripada processor
konvensional. GPU yang sudah built-in di dalamnya user akan merasa diuntungkan terutama
saat membuka aplikasi grafis serta jalur data antar CPU dan GPU tidak mondar
mandir karena sudah melebur menjadi satu. Sekarang banyak grafis yang
dibutuhkan hanya sekedar membuka web browser dan juga lihat YouTube. Itulah
keuntungan yang bakal diterima oleh user saat menggunakan chip berbasis APU.
Chip APU bukanlah chip yang telah lahir dalam satu malam, akan
tetapi hasil dari akusisi AMD terhadap ATI dan branded Radeon pada tahun 2006 dengan
nilai sebesar USD 5,4 miliar. Jadi akusisi AMD terhadap ATI saat itu sudah
tepat.
Nama
APU mungkin masih terdengar asing ditelinga kita, tetapi yang sebenarnya dekat di kehidupan kita.
Game populer Xbox 360, di dalamnya juga menggunakan
processor APU dari AMD. Bahkan game-game konsol yang akan datang, seperti Xbox
720, Playstation 4, dan Nintendo Wii U juga akan mengadopsi teknologi dari AMD APU.
AMD juga telah mendapatkan penghargaan sebagai Best Choices dari penyelenggara pameran komputer terbesar di Asia. Tidak tanggung-tanggung, penghargaan tersebut disabet selama 2 tahun berturut-turut (2011 dan 2012). Dengan semua kelebihan tersebut, AMD APU memang menjadi salah satu alternatif yang sangat menarik. Namun melihat aktivitas user komputer yang mayoritas digunakan untuk browsing, aplikasi berbasis Flash, dan menikmati video live streaming. Processor APU sebenarnya sudah lebih dari cukup dan ditambah agresivitas
AMD di sisi harga AMD APU menjadi alternatif menarik bagi konsumen.










